Thursday, September 8, 2016

JENIS KABEL

 Perangkat Jaringan

     Perangkat jaringan adalah semua komputer, peripheral, interface card, dan
perangkat tambahan yang terhubung ke dalam suatu sistem jaringan komputer untuk
melakukan komunikasi data. Perangkat jaringan komputer terdiri dari :

1. Server.

     Server merupakan pusat kontrol dari jaringan komputer. Server berfungsi untuk
menyimpan informasi dan untuk mengelola suatu jaringan komputer. Server akan
melayani seluruh client atau workstation yang terhubung ke jaringan. Sistem operasi
yang digunakan pada server adalah sistem operasi yang khusus yang dapat memberikan
layanan bagi workstation.

2. Workstation.

     Workstation adalah komputer yang terhubung dengan sebuah LAN. Semua
komputer yang terhubung dengan jaringan dapat dikatakan sebagai workstation.
Komputer ini yang melakukan akses ke server guna mendapat layanan yang telah
disediakan oleh server.

3. Network Interface Card

     Network Interface Card (NIC) adalah expansion board yang digunakan supaya
komputer dapat dihubungkan dengan jaringan. Sebagian besar NIC dirancang untuk
jaringan, protokol, dan media tertentu. NIC biasa disebut dengan LAN card. Contoh
sebuah LAN Card seperti diperlihatkan pada Gambar 13.
Gambar 13. Network Interface Card
4. Kabel

     Kabel adalah saluran yang menghubungkan antara 2 workstation atau lebih.
Jenis-jenis kabel yang digunakan dalam jaringan antara lain kabel coaxial, fiber optic,
dan Twised Pair. Jenis-jenis kabel tersebut seperti diperlihatkan pada Gambar 14.
(Gambar 14A)

(Gambar 14B)

(Gambar 14C)

Gambar 14. Jenis-jenis kabel; (A) Coaxial, (B) Fiber Optic (C) Twisted Pair

     Kabel coaxial hanya memiliki satu konduktor yang berada di pusat kabel. Kabel
ini memiliki lapisan plastic yang berfungsi untuk pembatas konduktor dengan anyaman
kabel yang ada pada lapisan berikutnya. Kabel coaxial memiliki kecepatan transfer
sampai 10 Mbps. Kabel coaxial sering digunakan untuk kabel TV, ARCnet, thick
ethernet dan thin ethernet. Thick coaxial / 10Base5 / RG-8 sering digunakan untuk backbone, untuk instalasi jaringan antar gedung. Kabel ini secara fisik berat dan tidak
fleksibel, namun ia mampu menjangkau jarak 500 m bahkan lebih. Thin coaxial /
10Base2 / RG-58 / cheapernet sering digunakan untuk jaringan antar workstation. Kabel
ini secara fisik lebih mudah ditangani daripada RG-8 karena lebih fleksibel dan ringan.
Thick coax mempunyai diameter rata-rata 12 mm sedangkan thin coaxial mempunyai
diameter rata-rata berkisar 5mm. Setiap perangkat dihubungkan dengan BNC Tconnector.

     Kabel fiber optik memiliki inti kaca yang dilindungi oleh beberapa lapisan
pelindung. Pengiriman data pada kabel ini menggunakan sinar. Kabel fiber optik
memiliki jarak yang lebih jauh daripada twisted pair dan coaxial. Kabel ini juga
memiliki kecepatan transfer data yang lebih baik dalam pengiriman data, yaitu
mencapai 155 Mbps. Kabel fiber optic memiliki dua tipe, yaitu single mode dan multi
mode. Tipe kabel single mode memiliki diameter core 9 micron, sedangkan kabel multi
mode memiliki diameter core sebesar 62,5 micron.

     Kabel twisted pair, secara umum dibagi menjadi 2 tipe, Shielded Twisted Pair
(STP) dan Unshilded Twisted Pair (UTP). Sepasang kabel yang di-twist (pilin), yang
jumlah pasangannya dapat terdiri dari dua, empat atau lebih. Fungsi twist bertujuan
untuk mengurangi interferensi elektromagnetik terhadap kabel lain atau terhadap
sumber eksternal. Kecepatan transfer data yang dapat dilayani sampai 10 Mbps.
Konektor yang biasa digunakan adalah RJ-11 atau RJ-45. Dari kedia tipe ini, tipe UTP
adalah tipe yang sering digunakan pada jaringan LAN. UTP memiliki 4 pasang kabel
terpilin (8 buah kabel) dan hanya 4 buah kabel yang digunakan dalam jaringan.
Perangkat yang berkenaan dengan penggunaan jenis kabel ini adalah konektor RJ45 dan
Hub/Switch).
Susunan Kabel UTP Crossover dan Straight Ujung A&B

5. Hub dan Switch

     Pada jaringan bertopologi star, hub adalah perangkat dengan banyak port yang
memungkinkan beberapa titik (dalam hal ini komputer yang sudah memasang NIC)
bergabung menjadi satu jaringan. Pada jaringan sederhana, salah satu port pada hub
terhubung ke komputer server. Bisa juga hub tak langsung terhubung ke server tetapi
juga ke hub lain, ini terutama terjadi pada jaringan yang cukup besar. Hub bekerja dengan metode broadcast, sehingga semua port yang ada akan dikirim sinyalnya. Ini
berarti, jika lebih dari satu komputer mengirim data ke jaringan secara bersamaan, maka
tidak satupun komputer yang dapat memanfaatkan 100% bandwidth jaringan yang
tersedia. Hub berada pada physical layer.

     Switch adalah perangkat yang juga berfungsi untuk menghubungkan multiple
komputer. Switch secara fisik sama dengan hub tetapi logikalnya sama dengan barisan
brigde. Peningkatan kecerdasan dibandingkan hub, yaitu memiliki pengertian terhadap
alamat MAC (Medium Access Control) atau pada link layer model OSI sehingga hanya
mengirimkan data pada port yang dituju (unicast). Hal ini berbeda dengan hub yang
mengirimkan data ke semua port (broadcast). Proses kerjanya adalah apabila paket data
datang, header dicek untuk menentukan di segment mana tujuan paket datanya.
Kemudian data akan dikirim kembali (forwaded) ke segment tujuan tersebut. Contoh
Hub dan Switch seperti diperlihatkan pada Gambar 15.
Gambar 15. (A) Hub; (B) Switch

6. Bridge

     Bridge adalah peranti yang meneruskan lalu lintas antara segmen jaringan
berdasar informasi pada lapisan data link. Segmen ini mempunyai alamat lapisan
jaringan yang sama. Bridge bekerja dengan mengenali alamat MAC asal yang
mentransmisi data ke jaringan dan secara otomatis membangun sebuah table internal.
Tabel ini berfungsi untuk menentukan ke segmen mana paket akan di route dan
menyediakan kemampuan filtering. Bridge memmbagi satu buah jaringan besar
kedalam beberapa jaringan kecil. Bridge juga dapat di gunakan untuk mengkoneksi
diantara network yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang
berbeda pula. Contoh bridge seperti diperlihatkan pada Gambar 16.
Gambar 16. Bridge

7. Router

     Router adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan suatu LAN ke suatu
internetworking/WAN dan mengelola penyaluran lalu-lintas data di dalamnya. Router
akan menentukan jalur terbaik untuk komunikasi data. Router bekerja pada layer
network dari model OSI untuk memindahkan paket-paket antar jaringan menggunakan
alamat logikanya. Router memliki tabel routing yang melakukan pencatatan terhadap
semua alamat jaringan yang diketahui dan lintasan yang mungkin dilalui serta waktu
tempuhnya. Router bekerja hanya jika protokol jaringan yang dikonfigurasi adalah
protokol yang routable seperti TCP/IP atau IPX/SPX. Ini berbeda dengan bridge yang
bersifat protocol independent. Contoh router seperti diperlihatkan pada Gambar 17.
Gambar 17. Router

8. Repeater

     Repeater bekerja pada level physical layer dalam model jaringan OSI. Repeater
bertugas meregenerasi atau memperkuat sinyal-sinyal yang masuk. Pada ethernet
kualitas transmisi data hanya dapat bertahan dalam range waktu dan jangkauan terbatas,
yang selanjutnya mengalami degradasi. Repeater akan berusaha mempertahankan
integritas sinyal dan mencegah degradasi sampai paket-paket data menuju tujuan.
Kelemahan repeater yaitu tidak dapat melakukan filter traffic jaringan. Data (bits) yang
masuk ke salah satu port dikirim ke luar melalui semua port. Dengan demikian data akan tersebar ke segmen-segmen LAN tanpa memperhitungkan apakah data tersebut
dibutuhkan atau tidak.



Macam - Macam Router :

1. Router aplikasi : router jenis ini adalah sebuah aplikasi yang bisa anda instal pada sistem operasi komputer, sehingga sistem operasi computer tersebut dapat bekerja seperti router, misalnya aplikasi WinGate, , WinProxy Winroute, SpyGate dll.


2. Router Hardware : adalah sebuah hardware yang memiliki kemampuan seperti router, maka dengan hardware tersebut anda dapat membagi IP Address, Router hardware dapat digunakan untuk membagi jaringan internet pada suatu wilayah, misalnya dari router ini adalah access point, wilayah yang mendapat Ip Address dan koneksi internet disebut Hot Spot Area.


3. Router PC : adalah sebuah komputer yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga dapat digunakan sebagai router. Untuk membuat sebuah router PC tidak harus menggunakan komputer dengan spesifikasi yang tinggi. Komputer dengan prosesor pentium dua, hard drive 10 GB dan ram 64 serta telah tersedia LAN Card sudah bisa digunakan sebagai router PC. Komputer yang dijadikan router ini harus diinstal dengan sistem operasi khusus untuk router. Sistem operasi yang populer untuk router PC saat ini adalah Mikrotik


Sistem kerja router :

Pada dasarnya perbedaan routing statis dan routing dinamis adalah cara mengenalkan alamat networknya.

1. Routing dinamis : Pada prinsipnya hanya mengenalkan network yang berhubungan dengan router yang bersangkutan (kaki-kakinya). Hal ini sangat cocok untuk topologi jaringan lingkup besar (terhubung ke banyak network).




2. Routing statis : Harus mengenalkan setiap alamat pada setiap network yang ingin dituju. Jadi secara keseluruhan harus tahu semua alamat yang ingin dituju. (cocok untuk topologi jaringan yang simple)










9. Modem



Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah


PC atau jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Salah


satu modem yang dipakai untuk koneksi ke internet ialah modem ADSL. Modem ini


biasanya digunakan oleh ISP Telkom Speedy.

1 comments



Anda Bosan Menjadi Pemain Dan Ingin Menjadi Bandar??? Temukan Solusinya Hanya Di PesonaQQ.com

Penawaran Special Dari PesonaQQ Untuk Anda Yang Bergabung Hari Ini Juga :

=>> Bonus Turnover 0.3% - 0.5% (Perhari)
=>> Bonus Referensi 20% (Seumur Hidup)

Keuntungan Anda Yang Bergabung Bersama Kami Di PesonaQQ :

*Data Anda Aman Bersama Kami
*Pelayanan Customer Service Yang Ramah 24/7
*Tersedia 8 Permainan Dalam 1 Web Yang Sesuai Dengan Skill Anda (Poker, Domino QQ, Capsa Susun, Adu Q, Bandar Q & Bandar Poker)
*Bonus TURNOVER Yang Melimpah & Bonus REFERENSI Yang Berlaku Seumur Hidup
*Hanya Dengan 1 Akun Anda Sudah Bisa Bermain Semua Game Di PesonaQQ.com

Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi???


EmoticonEmoticon