Friday, September 14, 2018

KARAKTERISTIK MEMORI

KARAKTERISTIK MEMORI

Ada 7 karakteristik sistem memori secara umum:

1. Lokasi
2. Kapasitas
3. Satuan Transfer
4. Metode Akses
5. Kinerja
6. Tipe Fisik
7. Karakter Fisik


Berikut adalah penjelasannya:
 
  • Lokasi
Ada 3 lokasi keberadaan memori dalam sistem komputer:

- "CPU" , memori ini built-in berada dalam CPU ( Mikroprosesor )dan diperlukan untuk semua kegiatan CPU, memori ini disebut register. Register digunakan sebagai memori sementara dalam perhitungan maupun pengolahan data dalam prosesor

- "Internal" , memori ini berada di luar chip processor tetapi bersifat internal terhadap sistem komputer dan diperlukan oleh CPU untuk proses eksekusi (operasi) program, hingga dapat diakses secara langsung oleh prosesor (CPU) tanpa modul perantara. Memori internal sering juga disebut sebagai memori primer atau memori utama. Memori internal biasanya menggunakan media RAM.

- "External" , Memori ini bersifat eksternal terhadap sistem komputer dan tentu saja berada di luar CPU dan diperlukan untuk menyimpan data atau instruksi secara permanen. Memori ini, tidak diperlukan di dalam proses eksekusi sehingga tidak dapat diakses secara langsung oleh prosesor (CPU). Untuk akses memori eksternal ini oleh CPU harus melalui pengontrol/modul I/O. Memori eksternal sering juga disebut sebagai memori sekunder. Memori ini terdiri atas perangkat storage peripheral seperti : disk, pita magnetik, dll.

  • Kapasitas
Ukuran word
Kapasitas memori internal maupun eksternal biasanya dinyatakan dalam bentuk byte (1 byte = 8 bit) atau word.

- Jumlah word

Panjang word umumnya 8, 16, 32 bit.
  • Satuan Transfer
- Word , merupakan satuan “alami” organisasi memori. Ukuran word biasanya sama dengan jumlah bit yang digunakan untuk representasi bilangan dan panjang instruksi.

- Block , adalah jumlah bit yang dibaca atau dituliskan ke dalam memori pada suatu saat. Pada memori eksternal, tranfer data biasanya lebih besar dari suatu word,
 
  • Metode Akses
Terdapat 4 jenis pengaksesan satuan data, yaitu:
 
- Sequential access
Memori diorganisasikan menjadi unit-unit data, yang disebut record. Aksesnya dibuat dalam bentuk urutan linier yang spesifik. Informasi pengalamatan dipakai untuk memisahkan record-record dan untuk membantu proses pencarian. Mekanisme baca/tulis digunakan secara bersama (shared read/write mechanism), dengan cara berjalan menuju lokasi yang diinginkan untuk mengeluarkan record. Waktu access record sangat bervariasi.

Contoh sequential access adalah akses pada pita magnetik.

- Direct access
Seperti sequential access, direct access juga menggunaka shared read/write mechanism, tetapi setiap blok dan record memiliki alamat yang unik berdasarkan lokasi fisik. Aksesnya dilakukan secara langsung terhadap kisaran umum (general vicinity) untuk mencapai lokasi akhir. Waktu aksesnya pun bervariasi. Contoh direct access adalah akses pada disk.

- Random access

Setiap lokasi dapat dipilih secara random dan diakses serta dialamati secara langsung. Waktu untuk mengakses lokasi tertentu tidak tergantung pada urutan akses sebelumnya dan bersifat konstan. Contoh random access adalah sistem memori utama.

- Associative access
Setiap word dapat dicari berdasarkan pada isinya dan bukan berdasarkan alamatnya. Seperti pada RAM, setiap lokasi memiliki mekanisme pengalamatannya sendiri. Waktu pencariannya pun tidak bergantung secara konstan terhadap lokasi atau pola access sebelumnya. Contoh associative access adalah memori cache.
  • Kinerja
Ada 3 buah parameter untuk kinerja sistem memori, yaitu :
Access time (Waktu Akses)
Bagi RAM, waktu akses adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan operasi baca atau tulis. Sedangkan bagi non RAM, waktu akses adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan mekanisme baca tulis pada lokasi tertentu

Cycle time (Waktu Siklus)
Waktu siklus adalah waktu akses ditambah dengan waktu transien hingga sinyal hilang dari saluran sinyal atau untuk menghasilkan kembali data bila data ini dibaca secara destruktif.

Transfer rate (Laju Pemindahan)
Transfer rate adalah kecepatan pemindahan data ke unit memori atau ditransfer dari unit memori. Bagi RAM, transfer rate sama dengan 1/(waktu siklus).

Sedangkan bagi non-RAM berlaku persamaan sebagai berikut :

TN = Waktu rata-rata untuk membaca / menulis sejumlah N bit.
TA = Waktu akses rata-rata
N   = Jumlah bit
R   = Kecepatan transfer, dalam bit per detik (bps)
 
  • Tipe Fisik
- Semikonduktor
Memori ini memakai teknologi LSI atau VLSI (very large scale integration). Memori ini banyak digunakan untuk memori internal misalnya RAM.

- Magnetik
Memori ini banyak digunakan untuk memori eksternal yaitu untuk disk atau pita magnetik.
 
  • Karakter Fisik
- Volatile dan Non-volatile
Pada memori volatile, informasi akan rusak secara alami atau hilang bila daya listriknya dimatikan. Selain itu, pada memori non-volatile, sekali informasi direkam akan tetap berada di sana tanpa mengalami kerusakan sebelum dilakukan perubahan. Pada memori ini daya listrik tidak diperlukan untuk mempertahankan informasi tersebut. Memori permukaan magnetik adalah non volatile. Memori semikonduktor dapat berupa volatile atau non volatile.

- Erasable dan Non-erasable
Erasable artinya isi memori dapat dihapus dan diganti dengan informasi lain. Memori semikonduktor yang tidak terhapuskan dan non volatile adalah ROM.
 
  • ROM & RAM
Memori (atau lebih tepat disebut memori fisik) merupakan istilah generik yang merujuk pada media penyimpanan data sementara pada komputer. Setiap program dan data yang sedang diproses oleh processor akan disimpan di dalam memori fisik. Data yang disimpan dalam memori fisik bersifat sementara, karena data yang disimpan di dalamnya akan tersimpan selama komputer tersebut masih dialiri daya (dengan kata lain, komputer itu masih hidup). Ketika komputer itu direset atau dimatikan, data yang disimpan dalam memori fisik akan hilang. Oleh karena itulah, sebelum mematikan komputer, semua data yang belum disimpan ke dalam media penyimpanan permanen (umumnya berbasis disk, semacam hard disk atau floppy disk), sehingga data tersebut dapat dibuka kembali di lain kesempatan. Memori fisik umumnya diimplementasikan dalam bentuk Random Access Memory(RAM), yang bersifat dinamis. Mengapa disebut Random Access, adalah karena akses terhadap lokasi-lokasi di dalamnya dapat dilakukan secara acak (random), bukan secara berurutan (sekuensial). Meskipun demikian, kata random access dalam RAM ini sering menjadi salah kaprah. Sebagai contoh, memori yang hanya dapat di baca (ROM), juga dapat diakses secara random, tetapi ia dibedakan dengan RAM karena ROM dapat menyimpan data tanpa kebutuhan daya dan tidak dapat ditulisi sewaktu-waktu. Selain itu, hard disk yang juga merupakan salah satu media penyimpanan juga dapat diakses secara acak, tapi ia tidak digolongkan ke dalam Random Access Memory.

Beberapa jenis memori yang di gunakan :

1    - Read Only Memory (ROM)
2    - Random Access Memory (RAM)
3    - Flash Disk
4    - Hardisk
5    - Memory Cache

Tetapi disini saya akan hanya membahas mengenai perbedaan ROM dan RAM secara detail, berikut adalah penjelasannya
  • Read Only Memory (ROM)
Read-only Memory(ROM) adalah istilah untuk media penyimpanan data pada komputer. ROM ini adalah salah satu memori yang ada dalam computer. ROM ini sifatnya permanen, artinya program / data yang disimpan di dalam ROM ini tidak mudah hilang atau berubah walau aliran listrik di matikan.Contohnya adalah switch mekanis.

Jenis – jenis ROM :

Beberapa jenis ROM yang pernah beredar dan terpasang pada komputer, antara lain :
PROM (Progammable Read-Only-Memory)
EPROM (Erasable Programmable Read-Only-Memory)
EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory)

- PROM (Progammable Read-Only-Memory)
Jika isi ROM ditentukan oleh vendor, PROM dijual dalam keadaan kosong dan kemudian dapat diisi dengan program oleh pemakai. Setelah diisi dengan program, isi PROM tak bisa dihapus.



















EPROM (Erasable Programmable Read-Only-Memory)
Isi EPROM dapat dihapus setelah diprogram. Penghapusan dilakukan dengan menggunakan sinar ultraviolet.






















EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory)
EEPROM dapat menyimpan data secara permanen, tetapi isinya masih bisa dihapus secara elektris melalui program. Salah satu jenis EEPROM adalah Flash Memory. Flash Memory biasa digunakan pada kamera digital, konsol video game, dan cip BIOS.



















  • Random Access Memory (RAM)
RAM adalah memori dalam sistem komputer yang berguna untuk menampung data sementara dan mengirimnya kembali untuk segera diakses dan diproses oleh prosesor.Karena kecepatan prosesor lebih tinggi dari kecepatan hardisk,maka diperlukan RAM untuk menyeimbangkan data keluar masuk dari hardisk.

Jenis – jenis RAM :

    DRAM (Dynamic RAM)
    - SDRAM (Sychronous Dynamic RAM)
    - RDRAM (Rambus Dynamic RAM)
    - SRAM (Static RAM)
    - EDO RAM (Extended Data Out RAM)
    - FPM DRAM (First Page Mode DRAM)
    - Flash RAM

DRAM (Dynamic RAM)Jenis RAM yang secara berkala harus disegarkan oleh CPU agar data yang terkandung didalamnya tidak hilang.

















- SDRAM (Sychronous Dynamic RAM)
SDRAM (Sychronous Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah diskronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz









- RDRAM (Rambus Dynamic RAM)
RDRAM (Rambus Dynamic RAM) adalah jenis memory yang lebih cepat dan lebih mahal dari pada SDRAM.

















- SRAM (Static RAM)
SRAM (Static RAM) adalah jenis memori yang tidak memerlukan penyegaran oleh CPU agar data yang terdapat di dalamnya tetap tersimpan dengan baik. RAM jenis ini memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. SDRAM





















- EDO RAM (Extended Data Out RAM)EDO RAM (Extended Data Out RAM) adalah jenis memori yang digunakan pada sistem yang menggunakan Pentium. Cocok untuk yang memiliki bus denagan kecepatan sampai 66 MHz.






- FPM DRAM (First Page Mode DRAM)FPM DRAM (First Page Mode DRAM) adalah merupakan bentuk asli dari DRAM. Laju transfer maksimum untuk cache L2 mendekati 176 MB per sekon.
- Flash RAM
Flash RAM adalah jenis memory berkapasitas rendah yang digunakan pada perngkat elektronika seperti, TV, VCR, radio mobil, dan lainnya. Memerlukan refresh dengan daya yang sangat kecil.
Kode HammingPada pengiriman data, kanal transmisi dapat menimbulkan kesalahan yang menyebabkan data yang diterima berubah.Untuk itu harus digunakan penkodean,pada tesis ini dibuat pengkodean Hamming 7,4 yang dapat memperbaiki satu kesalahan tiap codewordnya.Jadi data yang panjang dipotong menjadi blok-blok kecil.Perblok terdiri dari 4 bit data,dengan codeword sejumlah 7 berarti ditambah 3 bit pariti. Kode Hamming im’ diimplementasikan ke dalam FPGA (Field-Programmable Gate Array) Xilink XC4010.Didalam FPGA dibangun encoder dan decoder. Dalam pengujian encoder dan decoder ini dapat sesuai dengan yang direncanakan. Kemudian encoder dan decoder (codec) ini dievaluasi pada kanal radio dengan frekensi 100 MHz. Dengan mengubah-ubah sinyal yang diterima oleh penerima radio,artinya sama dengan berubahnya SNR, kode ini mampu mengurangi kesalahan. Bilangan biner

Bilangan biner adalah bilangan yang hanya menggunakan 2 angka, yaitu 0 dan 1. Bilangan biner juga disebut bilangan berbasis 2. Setiap bilangan pada bilangan biner disebut bit, dimana 1 byte = 8 bit. Contoh penulisan : 1101112.

Sejarah pendek terciptanya Hamming Code yaitu ;

Hamiing code didciptakan oleh Richard Hamming di Bell Lab tahun 1950.Mekanisme pendeteksian kesalahn dengan menggunakan data word (D) dengan kode.Data yang disimpan memiliki panjang D + C. Kesalahan dapat diketahui dengan menganalisa data dan bit paritas tersebut.

Deteksi Masalah

Error di memory: kerusakan data: macet di 0 atau 1, atau berubah-ubah antara 0 dan 1
Jenis Error: Hard Failure Bersifat permanen, fisik, disebabkan penggunaan yang tidak semestinya, cacat pabrik atau usia Jenis Error: Soft Error Random, non-destructive
Tidak permanen, disebabkan masalah power supply atau Dideteksi dengan Hamming error correcting code

Dalam melaksanakan fungsi penyimpanan, memori semikonduktor dimungkinkan mengalami kesalahan.Kesalahan berat yang biasanya merupakan kerusakan fisik memori .Kesalahan ringan yang berhubungan data yang disimpan.Kesalahan ringan dapat dikoreksi kembali.

Koreksi kesalahan data yang disimpan diperlukan dua mekanisme

Ø Mekanisme pendeteksian kesalahan
Ø Mekanisme perbaikan kesalahan

Mekanisme koreksi kesalahan akan meningkatkan realibitas bagi memori.Menambah kompleksitas pengolahan data. Menambah kapasitas memori karena adanya penambahan bit – bit cek paritas.
Memori akan lebih besar beberapa persen atau dengan kata lain kapasitas penyimpanan akan berkurang karena beberapa lokasi digunakan untuk mekanisme koreksi kesalahan.

Kode Hamming Mendeteksi Masalah

Diciptakan Richard Hamming di Bell Lab pada 1950 Mekanisme pendeteksian kesalahan dengan menyimpan parity check bit (bit cek paritas) bersama bit-bit data asli sebagai penanda pola data, untuk memeriksa apakah ada data yang berubah Pemikiran dasar: dari serentetan bit data pasti bias didapatkan sebuah ciri yang menunjukkan keterhubungan antar data. Ciri tersebut disimpan sebagai check bit

Apa Yang Dikerjakan Oleh Sistem Biner dan Apa Saja Macam-Macam Pengkodean Biner?

Sistem biner menggunakan status listrik on atau off sebagai representasi data dan instruksi. Sistem desimal yang kita kenal selama ini terdiri dari 10 digit, yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9. Sebaliknya sistem biner hanya menggunakan dua digit 0 dan 1, jadi pada komputer 0 berarti listrik mati dan 1 berarti listrik hidup. Meskipun sistem biner tidak diperuntukan khusus bagi komputer, tetapi semua data dan instruksi program yang ditangani komputer direpresentasikan dengan angka-angka biner. Sebagai contoh huruf “G” merupakan terjemahan dari sinyal listrik 01000111 atau off-on-off-off-off-on-on-on. Ketika Anda menekan tuts huruf “G” pada keyboard, huruf tersebut akan dikonversi secara otomatis sebagai rangkaian getaran listrik yang dapat dikenali oleh komputer. Pada komputer, huruf “G” direpresentasikan sebagai kombinasi delapan transistor. Sebagian transistor “off” atau tertutup (lambang angka 0) dan sebagian yang lain “on” atau terbuka (lambing angka 1).

Menghitung Kapasitas, berapa banyak representasi angka 0 dan 1 yang bisa ditangani oleh sebuah komputer atau tersimpan di dalam alat penyimpan semisal hardisk? Kapasitas ini dinyatakan dengan bit, byte dan beberapa istilah turunanya ;

• Bit : Dalam sistem biner, setiap 0 atau 1 dinamakan 1 bit, yaitu singkatan dari “binary digit” (digit biner).

• Byte : Untuk mempresentasikan huruf, angka, atau karakter khusus (misal ! atau *). Bit digabungkan dalam beberapa grup. Sebuah grup yang terdiri dari 8 bit disebut byte, dan sebuah byte mempresentasikan sebuah karakter, digit, atau nilai lain. (Seperti yang dicontohkan di depan, rangkaian 01000111 melambangkan huruf “G”.) Kapasitas memori komputer atau disket direpresentasikan sebagai jumlah byte atau kelipatannya, semisal kilobyte dan megabyte.

• Kilobyte: satu kilobyte (KB) kira-kira sebesar 1.000 byte (sebenarnya 1 kilobyte secara persis sama dengan 1.024 byte, tetapi angka ini biasa dibulatkan). Kilobyte sering digunakan sebagai unitpengukuran kapasitas untuk memori atau alat penyimpan sekunder pada komputer-komputer lama.

• Megabyte: satu megabyte (MB) kira-kira sebesar 1 juta byte. (sebenarnya 1.048.576 byte). Saat ini, ukuran kapasitas penyimpan primer dilambangkan dalam megabyte(MB).

• Gigabyte : satu gigabyte (GB) kira-kira sebesar 1 miliar byte (1.073.741.824 byte). Dahulu, satuan gigabyte digunakan pada komputer besar (mainframe). Tetapi, satuan ini sudah umum dipakai untuk mengukur kapasitas penyimpan sekunder (hardisk) mikrokomputer.

• Terabyte: satu terabyte (TB) merepresentasikan 1 triliun byte (1.009.511.627.776 byte). Sekarang ini, beberapa alat penyimpan berkapasitas besar dinyatakan dalam satuan terabyte.

• Petabyte: satu petabyte (PB) kira-kira sebesar 1 kwadriliun byte(1.048.576 gigabyte). Saat ini, kapasitas database modern yang sangat besar dinyatakan dalam petabyte.

• Exabyte: satu exabyte (EB) kira-kira sebesar 1 kwantilyun bite atau 1 miliar miliar byte (1.024 petabyte atau 1.152.921.504.606.846.976 byte). Satuan ini masih jarang dipakai.

Skema kode biner, Huruf, angka dan karakteristik-karakteristik khusus pada komputer direpresentasikan dengan skema pengkodean biner (lihat tabel skema kode biner). Artinya, nilai off/on 0 dan 1 disusun dengan cara tertentu agar bisa merepresentasikan karakter, digit atau bentuk-bentuk lain.

• EBCID: Dibaca “eb-see-dick”, EBCDIC (Extended Binary Coded Decimal Interchange Code) adalah kode biner yang digunakan pada komputer-komputer besar semisal mainframe. Skema ini dikembangkan pada tahun 1963-1964 oleh IBM dan menggunakan 8 bit (1 byte) untuk setiap karakter.

• ASCII: Dibaca “ask-ee”, ASCII (American Standard Code for Information Interchange) adalah kode biner yang secara luas dipakai pada mikrokomputer. Tergantung versi yang dipakai, ASCII menggunakan 7 atau 8 bit untuk setiap karakter. ASCII versi baru bernama Extended ASCII yang bisa mencakup karakter semacam simbol matematis dan huruf-huruf Yunani. Namun, 256 huruf ASCII tidak akan cukup untuk menangani bahasa-bahasa lain semacam bahasa Cina atau Jepang yang memiliki ribuan karakter.

• Unicode: dikembangkan pada awal tahun 1990. Unicode memakai 2 byte (16bit) untuk setiap karakter, tidak hanya sekedar 1 byte (8 bit). Selain mampu membaca 256 karakter ASCII, Unicode juga bisa menerima 65.536 kombinasi karakter.

Implementasi Hamming Code

Untuk tiap 8 bit data D, pada posisi bit dimana posisi angka biner 1 hanya sebuah, disisipkan satu check bit CData yang disimpan menjadi 12 bit.

Kode Hamming Posisi Bit

Aturan untuk menentukan C:

C1 = D1 Å D2 Å D4 Å D5 Å D7
C2 = D1 Å D3 Å D4 Å D6 Å D7
C4 = D2 Å D3 Å D4 Å D8
C8 = D5 Å D6 Å D7 Å D8

Kemudian check bits yang didapat saat data disimpan di Å-kan dengan check bits saat
pembacaan.Bilangan biner yang didapat menunjukkan letakbit data yang salah, emudian bit yang salah di NOT-kan

Kode hasil Fungsi Error correction
Error connection code function
f: fungsi error correction
M: data sebanyak M-bit
K: K-bit kode hasil perhitungan fungsi
Sebenarnya disimpan di memory:
M-bit data + K-bit kode

Hamming Error Correcting Code

contoh bilangan desimal yang akan dikonversi ke biner. Misalkan bilangan desimal yang ingin saya konversi adalah 2510.

Maka langkah yang dilakukan adalah membagi tahap demi tahap angka 2510 tersebut dengan 2, seperti berikut :

25 : 2 = 12,5

Jawaban di atas memang benar, tapi bukan tahapan yang kita inginkan. Tahapan yang tepat untuk melakukan proses konversi ini sebagai berikut :

25 : 2 = 12 sisa 1. —–> Sampai disini masih mengerti kan?

Langkah selanjutnya adalah membagi angka 12 tersebut dengan 2 lagi. Hasilnya sebagai berikut :

12 : 2 = 6 sisa 0. —–> Ingat, selalu tulis sisanya.

Proses tersebut dilanjutkan sampai angka yang hendak dibagi adalah 0, sebagai berikut :

25 : 2 = 12 sisa 1.
12 : 2 = 6 sisa 0.
6 : 2 = 3 sisa 0.
3 : 2 = 1 sisa 1.
1 : 2 = 0 sisa 1.
0 : 2 = 0 sisa 0…. (end)

Nah, setelah didapat perhitungan tadi, pertanyaan berikutnya adalah, hasil konversinya yang mana? Ya, hasil konversinya adalah urutan seluruh sisa-sisa perhitungan telah diperoleh, dimulai dari bawah ke atas.

Maka hasilnya adalah 0110012. Angka 0 di awal tidak perlu ditulis, sehingga hasilnya menjadi 110012. Sip?

Sekarang kita beralih ke konversi bilangan biner ke desimal. Proses konversi bilangan biner ke bilangan desimal adalah proses perkalian setiap bit pada bilangan biner dengan perpangkatan 2, dimana perpangkatan 2 tersebut berurut dari kanan ke kiri bit bernilai 20 sampai 2n.

Langsung saja saya ambil contoh bilangan yang merupakan hasil perhitungan di atas, yaitu 110012. Misalkan bilangan tersebut saya ubah posisinya mulai dari kanan ke kiri menjadi seperti ini.

1
0
0
1
1

Nah, saatnya mengalikan setiap bit dengan perpangkatan 2. Ingat, perpangkatan 2 tersebut berurut mulai dari 20 sampai 2n, untuk setiap bit mulai dari kanan ke kiri. Maka :

1 ——> 1 x 20 = 1
0 ——> 0 x 21 = 0
0 ——> 0 x 22 = 0
1 ——> 1 x 23 = 8
1 ——> 1 x 24 = 16 —> perhatikan nilai perpangkatan 2 nya semakin ke bawah semakin besar

Maka hasilnya adalah 1 + 0 + 0 + 8 + 16 = 2510.
Karakter EBCDIC ASCII-8 karakter EBCDIC ASCII-8
A 1100 0001 0110 0001 N 1101 0101 0100 1110
B 1100 0010 0110 0010 O 1101 0110 0100 1111
C 1100 0011 0110 0011 P 1101 0111 0101 0000
D 1100 0100 0110 0100 Q 1101 1000 0101 0001
E 1100 0101 0110 0101 R 1101 1001 0101 0010
F 1100 0110 0110 0110 S 1110 0010 0011 0011
G 1100 0111 0110 0111 T 1110 0011 0101 0100
H 1100 1000 0110 1000 U 1110 0100 0101 0101
I 1100 1001 0110 1001 V 1110 0101 0101 0110
J 1101 0001 0110 1010 W 1110 0110 0101 0111
K 1101 0010 0110 1011 X 1110 0111 0101 1000
L 1101 0011 0110 1100 Y 1110 1000 0101 1001
M 1101 0100 0110 1101 Z 1110 1010 0101 1010
0 1111 0000 0011 5 1111
1 1111 0001 0011 6 1111
2 1111 0010 0011 7 1111
3 1111 0011 0011 8 1111
4 1111 0100 0010 9 1111
! 0101 0101 ; 0101

Tuesday, August 7, 2018

Media Penyimpanan Eksternal

Media Penyimpanan Eksternal

1. Definisi Media Penyimpanan Eksternal
Komputer mempunyai perangkat keras untuk media penyimpanannya. Memori eksternal adalah perangkat keras(HardWare) untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar komponen utama yang telah disebutkan di atas. Contoh dari memori eksternal adalah floppy disk, harddisk, cd-rom, dvd, dan masih banyak yang lainnya. Hampir semua memori eksternal yang banyak dipakai belakangan ini berbentuk disk/piringan sehingga operasi data dilakukan dengan perputaran piringan tersebut. Dari perputaran ini, dikenal satuan rotasi piringan yang disebut RPM (Rotation Per Minute). Makin cepat perputaran, waktu akses pun semakin cepat,namun makin besar juga tekanan terhadap piringan sehingga makin besar panas yang dihasilkan. Untuk media berkapasitas besar dikenal beberapa sitem yang ukuran RPM nya sebagai berikut :
• 3600 RPM Pre-IDE
• 5200 RPM IDE
• 5400 RPM IDE/SCSI
• 7200 RPM IDE/SCSI
• 10000 RPM SCSI

2. Konsep Kerja Media Penyimpanan Eksternal
Menyimpan data bersifat tetap (non volatile), baik pada saat komputer aktif atau tidak.
Media Penyimpanan Eksternal biasa disebut juga memori eksternal yaitu perangkat keras untuk melakukan operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar memori utama.
Memori eksternal mempunyai dua tujuan utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk membantu fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas tinggi bagi penggunaan jangka panjang.


3. Jenis-Jenis Karakteristik Atau Sifat Media Penyimpanan Eksternal
1. Berdasarkan Jenis Akses Data Media Penyimpanan Eksternal Terbagi Menjadi Dua Jenis Yaitu:
A. DASD (Direct Access Storage Device) di mana ia mempunyai akses langsung terhadap data.
Contoh :
* Magnetik (floppy disk, hard disk).
* Removeable hard disk (Zip disk, Flash disk).
* Optical Disk.
B. SASD (Sequential Access Storage Device) : Akses data secara tidak langsung (berurutan), seperti pita magnetik.

2. Berdasarkan karakteristik bahan pembuatannya, memori eksternal digolongkan menjadi beberapa kelompok yaitu:
A. Punched Card atau kartu berlubang
Merupakan kartu kecil berisi lubang-lubang yang menggambarkan berbagai instruksi atau data. kartu ini dibaca melalui puch card reader yang sudah tidak digunakan lagi sejak tahun 1979.
B. Magnetic disk
Magnetic Disk merupakan disk yang terbuat dari bahan yang bersifat magnetik, Contoh : floppy dan harddisk.
C. Optical Disk
Optical disk terbuat dari bahan-bahan optik, seperti dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Contoh : CD dan DVD
D. Magnetic Tape
Sedangkan magnetik tape, terbuat dari bahan yang bersifat magnetik tetapi berbentuk pita, seperti halnya pita kaset tape recorder.


4. Jenis-Jenis Media Penyimpanan Eksternal
A. Cakram Keras atau Harddisk

Cakram keras (Inggris: harddisk atau harddisk drive disingkat HDD atau hard drive disingkat HD) adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. Cakram keras diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson di tahun 1956. Cakram keras pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB. Cakram keras zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB.HARDISK merupakan piranti penyimpanan sekunder dimana data disimpan sebagai pulsa magnetik pada piringan metal yang berputar yang terintegrasi. Data disimpan dalam lingkaran konsentris yang disebut track. Tiap track dibagi dalam beberapa segment yang dikenal sebagai sector. Untuk melakukan operasi baca tulis data dari dan ke piringan, harddisk menggunakan head untuk melakukannya, yang berada disetiap piringan. Head inilah yang selanjut bergerak mencari sector-sector tertentu untuk dilakukan operasi terhadapnya. Waktu yang diperlukan untuk mencari sector disebut seek time. Setelah menemukan sector yang diinginkan, maka head akan berputar untuk mencari track. Waktu yang diperlukan untuk mencari track ini dinamakan latency.
Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi. Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa. Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.
Jenis-Jenis Hard Disk ada bermacam-macam, tergantung pada kategori yang digunakan. Misalnya, berdasarkan jenis interface-nya, tingkat kecepatan transfer data, serta kapasitas penyimpanan data. Jenis interface yang terdapat pada hard disk bermacam-macam, yaitu ATA (IDE, EIDE), Serial ATA (SATA), SCSI (Small Computer System Interface), SAS, IEEE 1394, USB, dan Fibre Channel. Jenis interface menentukan tingkat data rate atau kecepatan transfer data. Misalnya, hard disk SCSI memiliki kecepatan transfer ± 5 MHz, artinya mampu melakuan transfer data hingga 5 Mb per detik.Di antara sekian banyak jenis interface, hanya tiga jenis hard disk yang sering digunakan, yaitu IDE, SATA, dan SCSI. Hard disk SCSI biasanya banyak digunakan pada server, workstation, dan komputer Apple Macintosh mulai pertengahan tahun 1990-an hingga sekarang. Sedangkan hard disk yang banyak digunakan pada komputer personal (PC) adalah jenis SATA.
AT Attachment (ATA) adalah antarmuka standar untuk menghu bungkan peranti penyimpanan seperti hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM di komputer.
ATA singkatan dari Advance Technology Attachment. Standar ATA dikelola oleh komite yang bernama X3/INCITS T13. ATA juga memiliki beberapa nama lain, seperti IDE dan ATAPI. Karena diperkenalkannya versi terbaru dari ATA yang bernama Serial ATA, versi ATA ini kemudian dinamai Parallel ATA (PATA) untuk membedakannya dengan versi Serial ATA yang baru.
Parallel ATA hanya memungkinkan panjang kabel maksimal hanya 18 inchi (46 cm) walaupun banyak juga produk yang tersedia di pasaran yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm). Karena jaraknya pendek, PATA hanya cocok digunakan di dalam komputer saja. PATA sangat murah dan lazim ditemui di komputer.
Nama standar ini awalnya adalah PC/AT Attachment. Fitur utamanya adalah bisa mengakomodasi koneksi langsung ke ISA BUS 16-bit sehingga dinamai AT Bus. Nama ini kemudian disingkat menjadi AT Attachment untuk mengatasi masalah hak cipta.
SATA adalah pengembangan dari ATA. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana.
Antarmuka SATA generasi pertama dikenal dengan nama SATA/150 atau sering juga disebut sebagai SATA 1. SATA 1 berkomunikasi dengan kecepatan 1,5 GB/s. Kecepatan transfer uncoded-nya adalah 1,2 GB/s. SATA/150 memiliki kecepatan yang hampir sama dengan PATA/133, namun versi terbaru SATA memiliki banyak kelebihan (misalnya native command queuing) yang menyebabkannya memiliki kecepatan lebih dan kemampuan untuk melakukan bekerja di ling kungan multitask.
Di awal periode SATA/150, para pembuat adapter dan drive meng gunakan bridge chip untuk mengonversi desain yang ada dengan antarmuka PATA. Peranti bridge memiliki konektor SATA dan memiliki beberapa konektor daya. Secara perlahan-lahan, produk bridge mengakomodasi native SATA. Saat ini kecepatan SATA adalah 3GB/s dan para ahli sekarang sedang mendesain teknologi untuk SATA 6GB/s.
Beberapa fitur SATA adalah:
SATA menggunakan line 4 sinyal yang memungkinkan kabel yang lebih ringkas dan murah dibandingkan dengan PATA.
SATA mengakomodasi fitur baru seperti hot-swapping dan native command queuing.
Drive SATA bisa ditancapkan ke kontroler Serial Attached SCSI (SAS) sehingga bisa berkomunikasi dengan kabel fisik yang sama seperti disk asli SAS, namun disk SAS tidak bisa ditancapkan ke kontroler SATA.
Kabel power dan kabel SATA mengalami perubahan yang cukup signifikan dibandingkan kabel Parallel ATA. Kabel data SATA menggunakan 7 konduktor di mana 4 di antaranya adalah line aktif untuk data. Oleh karena bentuknya lebih kecil, kabel SATA lebih mudah digunakan di ruangan yang lebih sempit dan lebih efisien untuk pendinginan.
Cara melakukan perawatan pada harddisk..adapun caranya berikut ini :
1.Installlah sebuah antivirus untuk berjaga jaga apabila nantinya ada virus yang menyerang dan merusak data anda..kalo bisa antivirusnya harus rutin di update..liat daftar anti virus terbaru disini
2.Usahakan untuk selalu melakukan backup data yang
penting.
3.Gunakan scandisk untuk mengecek apakah ada batsector didalam harddisk.
4.selalu lakukan Defragment 2 minggu sekali agar data data didalam harddisk selalu tersusun rapi.
5.Gunakan Software pihak ketiga untuk membersihkan junk file,duplikat file,dan recycle byn..anda bisa menggunakan System Cleaner
6.Jangan terlalu sering mencabut dan memasang kembali harddisk kedalam CPU..karena Harddisk sangat sensitiv.jika terkena goncangan,maka data data didalam harddisk terancam hilang.
7.jangan menyimpan data terlampau banyak.maksudnya jangan sampai free harddisk sampe tinggal beberapa kylobyte..tapi berilah ruang sedikit agar harddisk tidak terlalu sesak setidaknya sisakan sekitar 20 MB..apabila anda menggunakan OS Windows biasanya akan muncul warning jika harddisk kita terlampau penuh.
8.uninstall program program yang tidak berguna agar tidak memberatkan harddisk
9.Pakailah UPS atau Stavolt..Gunanya jika kita menggunakan UPS adalah apabila sewaktu kita sedang menggunakan komputer tiba tiba listrik padam,komputer tidak akan langsung mati.jadi kita bisa menyimpan dulu data baru dimatikan.Komputer yang tiba tiba mati tanpa di shutdown terlebih dahulu akan membuat harddisk cepat rusak.
10.ventilasi yang cukup..jangan meletakkan CPU ditempat yang terlalu sesak atau sempit..karena bisa membuat udara tidak bisa keluar sehingga menyebabkan harddisk menjadi cepat panas.Jadi sebaiknya pilih CPU yang memiliki banyak kipas dan tempatkan ditempat yang agak luas..
Demikian 10 tips singkat merawat harddisk..semoga setelah membaca tips ini harddisk anda dapat berumur panjang dan tidak mudah rusak
MENGOPTIMALKAN HARDDISK DI KOMPUTER ANDA
"Gunakan kabel data yang sesuai"
"Pisahkan kabel data antara harddisk dan CD-ROM"
Terkadang Anda mungkin merasa lama kelamaan PC Anda makin melorot dari segi performanya. Tidak seperti waktu pertama kali dipakai, makin hari kecepatan PC Anda dalam mengolah data makin terasa kian melorot, ibarat kakek-kakek uzur yang tak kuat lagi berlari, bahkan untuk jalan pun harus tertatihtatih.
Anda pun kemudian mulai berpikir, mungkin PC yang Anda miliki mulai rewel atau bermasalah seiring bertambahnya usia.
Beberapa alternatif pemecahan kemudian terlintas di benak Anda.
Namun yang pasti, jika Anda mengalami hal semacam ini, jangan cepat-cepat
mengambil kesimpulan, PC Anda harus diganti atau di-upgrade. Bisa saja masalah ini muncul hanya lantaran Anda kurang jeli dalam merawat maupun
memaksimalkan kemampuan beberapa komponen penting dalam PC Anda. Salah satu
penyebab "tertatih-tatihnya" komputer Anda dalam memproses data yang diinginkan adalah kurang terurusnya harddisk yang ada!
Ada beberapa langkah praktis yang sebaiknya Anda lakukan secara teratur guna
mengoptimalkan kinerja harddisk PC Anda ini. Niscaya, selain umur harddisk Anda akan semakin panjang, kecepatan sistem PC dalam menyimpan maupun mengeksekusi data dari dan ke harddisk akan semakin terdongkrak. Nah, inilah
beberapa kiat yang biasa dilakukan untuk mengoptimalkan kerja harddisk.
1. Kebersihan adalah kuncinya
Sama seperti rumah, kebersihan adalah kunci kesehatan para penghuninya. Begitu pula yang terjadi pada komponen vital macam harddisk. Namun, yang dimaksud di sini bukan hanya bebas dari virus
atau yang lainnya. Penataan ruang yang baik bagi data-data yang berdiam di dalam komponen ini juga termasuk di dalamnya. Kalau Anda membuka harddisk browser Anda (dalam hal ini Windows Explorer), dan mengklik C: alias harddisk, bisa jadi Anda akan menemukan begitu banyak direktori atau folder yang "nangkring" di situ.
Jika kondisinya semacam ini, di mana folder yang ada pada drive c lebih dari 10 buah, bisa jadi Anda akan mengalami kesulitan, baik dalam mencari data-data penting, maupun dalam kecepatan eksekusi data. Sebaiknya folder-folder pada drive C ini berkisar antara 4 hingga sepuluh buah saja. Dari pengalaman, biasanya tidak semua folder tersebut terpakai secara efektif. Ada beberapa folder yang tak jelas, apa fungsinya dan mengapa folder
ini bisa terbentuk. Untuk folder yang macam begini, tak usah ragu untuk memusnahkannya.
Tapi jangan gegabah.Sebaiknya periksa dahulu dengan seksama, apakah file-file di dalamnya memang tidak diperlukan.
2. Buang Program Tak Perlu
Kalau Anda memerlukan ruang lebih plus kecepatan yang lebih baik, tentunya tidak semua program Anda simpan semuanya dalam drive ini. Kalau sudah tak
diperlukan, beberapa program bisa Anda buang alias diuninstall. Beberapa aplikasi program masih saja "menempel" pada sistem registry atau di tempat lain. Untuk menghidari hal semacam ini, Anda bisa gunakan beberapa software
pembersih program yang telah di-uninstall, semacam PC Mechanics, Norton Clean Sweap, dan lain-lain.
3. Bersihkan File-file Sampah Lainnya
Anda yang masih awam tentang komputer pasti tidak mengira PC Anda dipenuhi file-file sampah, alias file yang sama sekali tidak akan Anda pakai lagi
bahkan sebagian besar file ini tidak Anda kehendaki dan tidak Anda ketahui keberadaannya dalam sistem. File-file seperti cookies, temporary file, dan lainlain bisa Anda babat habis secara manual.
4. Tata File-file Hasil Download
Direktori penting lain yang harus ditata adalah direktori download. Dengan memasukkan semua program -baik shareware maupun freeware dalam folder
ini, selain nantinya Anda akan dengan mudah menemukan file yang Anda maui, kerja harddisk pun akan lebih optimal dengan penataan semacam ini. Dalam
folder atau direktori ini, Anda pun bisa membuat subdirektori sesuai alphabet atau sesuai jenis program atau data yang didownload, seperti game, program, dan lain-lain.
5. Disable SMART Monitoring
Pada motherboard modern, disediakan pula fitur SMART (Self-Monitoring, Anaysis and Reporting Technology) yang memonitor serta menganalisis keadaan atau kinerja harddisk. Agar performa harddisk tidak terganggu, sebaiknya fasilitas ini di-disable alias dimatikan fungsinya agar bagian dari sistem yang digunakan buat menjalankan fitur ini bisa dipakai untuk keperluan aplikasi yang lain.
6. Lakukan Disk Defragmenter Secara Teratur
Ketika semua file yang ada dalam harddisk telah terorganisir dengan rapi dan bersih, harddisk pastilah akan bekerja lebih optimal. Akibat samping dari
semua ini adalah kecepatan sistem PC dalam mengolah datadata yang ada dalam drive ini. Hal terakhir yang harus Anda lakukan agar data-data lebih tertata adalah melakukan defragmenter. Dengan melakukan langkah ini, data secara otomatis akan disimpan dalam blok-blok yang berurutan hingga ruang pada harddisk bisa lebih dihemat. Agar lebih optimal, sebaiknya sebelum melakukan defragmenter ini beberapa aplikasi seperti antivirus, atau aplikasi lain
dimatikan terlebih dahulu.
Defragmenter ini bisa Anda lakukan secara teratur misalnya sebulan sekali atau dua bulan sekali agar kemampuan harddisk tetap terjaga dengan baik.
7. Gunakan Port IDE yang Berbeda dengan CDROM Drive
Ya, meski data-data yang ada pada harddisk sudah seluruhnya tertata baik, kabel data yang digunakan secara seri dengan CD-ROM drive akan membuat kecepatan akses data dari dan ke harddisk tetap tidak akan meningkat secara
signifikan. Dengan kondisi ini, pasti kecepatan harddisk dalam mengolah data akan terpengaruh juga. Kondisi ini biasanya sering terjadi pada PC yang baru dibeli. Agar kecepatan akses data harddisk tidak terganggu, pisahkan penggunaan kabel data untuk
harddisk dan CD-ROM drive dengan cara menggunakan port IDE yang terpisah.
8. Gunakan Kabel Data yang Sesuai
Sekarang ini, hampir seluruh harddisk telah menerapkan teknologi ATA (AT Attachment) 100 yang berarti harddisk ini mampu mengirim maupun menerima data dengan kecepatan 100MB/******* Agar kecepatan sebesar ini bisa digunakan secara maksimal, sebaiknya Anda periksa, apakah motherboard beserta kabel
datanya sudah support untuk kecepatan transfer sebesar ini. Untuk kabel data, Anda bisa lihat tulisan yang tertera pada kabel, apakah kabel yang digunakan memang untuk tipe ATA100 atau ATA di bawahnya (66/33). Kalau hardisk Anda telah memakai ATA100 tentu saja kinerjanya akan lebih optimal jika kabel datanya juga dari tipe yang support untuk kecepatan transfer sebesar ini.
Nah, begitulah kiat-kiat yang bisa segera Anda terapkan pada harddisk supaya kinerja PC secara keseluruhan bisa lebih baik. Niscaya, kalau langkah demi langkah di atas Anda lakukan, harddisk Anda akan bekerja secara optimal.

B. CD-R
CD-R adalah singkatan dari istilah bahasa Inggris Compact Disc-Recordable) merupakan jenis cakram padat yang dapat diisi dengan data. salah satu jenis media penyimpanan eksternal pada komputer. Secara fisik CD-R merupakan CD polikarbonat kosong berdiameter 120 mm sama seperti CD ROM. Awalnya CD-R dilapisi emas sebagai media refleksinya.Permukaan reflektif pada lapisan emas tidak memiliki depresi atau lekukan – lekukan fisik seperti halnya pada lapisan aluminium kemudian disempurnakan dengan cara dengan menambahkan lapisan pewarna di antara polikarbonat dan lapisan emas. Jenis pewarna yang sering digunakan adalah cyanine yang berwarna hijau dan pthalocynine yang berwarna oranye kekuningkuningan.Pewarna ini sama seperti yang digunakan dalam film fotografi sehingga menjadikan Kodak dan Fuji produsen utama CD-R Sebelum digunakan pewarna bersifat transparan sehingga sinar laser berdaya tinggi dapat menembus sampai ke lapisan emas saat proses penulisan. Saat sinar laser mengenai titik pewarna, sinar ini memanaskannya sehingga pewarna terurai melepaskan ikatan kimianya membentuk suatu noda. Noda – noda inilah sebagai representasi data yang nantinya dapat dikenali oleh foto-detektor apabila disinari dengan laser berdaya rendah saat proses pembacaan. CD-R hanya dapat menyimpan satu kali saja dan data yang telah ada sebelumnya tidak dapat diubah atau dihapus.

C. CD-ROM
CD-ROM (dieja /ˌsiːˌdiːˈrɒm/, merupakan akronim dari "compact disc read-only memory")) adalah sebuah piringan kompak dari jenis piringan optik (optical disc) yang dapat menyimpan data. Ukuran data yang dapat disimpan saat ini bisa mencapai 700MB atau 700 juta bita.
CD-ROM bersifat read only (hanya dapat dibaca, dan tidak dapat ditulisi). Untuk dapat membaca isi CD-ROM, alat utama yang diperlukan adalah CD Drive. Perkembangan CD-ROM terkini memungkinkan CD dapat ditulisi berulang kali (Re Write / RW) yang lebih dikenal dengan nama CD-RW.
CD-ROM kepanjangan dari compact disk read only memori yang artinya bahhwa CD-ROM drive hanya bisa digunakan untuk membaca sebuah CD saja. Secara gari besar CD-ROM dibedakan menjadi 2 menurut tipenya yaitu : ATA/IDE dan SCSI. Yang paling mendasari dari perbedaan tersebut adalah kecepatannya. Kalau ATA memiliki kecepatan 100-133Mbps sedangkan SCSI memiliki kecepatan kira-kira 150 Mbps. Untuk tipe SCSI biasanya ditemuka pada CR RW drive. Pada CD ROM terdapat tulisan 56X artinya kemampuan memberikan kecepatan transfer data sebesar 56 x150 Kbps. Tipe CD RW juga biasanya dibedakan berdasarkan kemapuan membakar dan membaca. CD RW tipe 12x8x32 artinya memiliki kemampuan membakar pada CD R seccepat 12x, membakar pada CD RW secepat 8x, dan membaca CD R/CD RW/dengan kecepatan maksimal 32x.

D. Disket
Cakram liuk atau disket (bahasa Inggris: floppy disk) adalah sebuah perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah medium penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan lentur dan dilapisi lapisan plastik berbentuk persegi atau persegi panjang.
Cakram liuk "dibaca" dan "ditulis" menggunakan kandar cakram liuk (floppy disk drive, FDD). Kapasitas cakram liuk yang paling umum adalah 1,44 MB (seperti yang tertera pada cakram liuk), meski kapasitas sebenarnya adalah sekitar 1,38 MB.

E. DVD
DVD adalah sejenis cakram optik yang dapat digunakan untuk menyimpan data, termasuk film dengan kualitas video dan audio yang lebih baik dari kualitas VCD. "DVD" pada awalnya adalah singkatan dari digital video disc, namun beberapa pihak ingin agar kepanjangannya diganti menjadi digital versatile disc (cakram serba guna digital) agar jelas bahwa format ini bukan hanya untuk video saja. Karena konsensus antara kedua pihak ini tidak dapat dicapai, sekarang nama resminya adalah "DVD" saja, dan huruf-huruf tersebut secara "resmi" bukan singkatan dari apapun.
Terdapat pula perangkat lunak yang membolehkan pengguna untuk mencadangkan (back-up) DVD sendiri seperti DVD Decrypter dan DVD Shrink.

F . HD DVD
Cakram HD DVD dirancang untuk menggantikan format DVD. HD DVD dapat menampung data sebanyak tiga kali data yang ditampung DVD (15 GB per lapis berbanding 4,7 GB). Standar HD DVD dikembangkan oleh Toshiba dan NEC. Pada 19 November 2003, DVD Forum turut mendukung HD DVD sebagai penerus standar definisi tinggi. Pada pertemuan tersebut disepakati untuk menggunakan nama HD DVD yang sebelumnya dinamai AOD (Advanced Optical Disc).
Di Consumer Electronics Show 2006, Microsoft mengumumkan bahwa akan ada perangkat eksternal tambahan berupa kandar HD DVD di konsol permainan Xbox 360, hal ini direalisasi pada November 2006. Pada ajang tersebut, perusahaaan-perusahaan yang mendukung format HD DVD juga mengatakan bahwa akan ada 200 judul film akan tersedia pada akhir tahun.
Sejak awal HD DVD telah terlibat dalam "perang format" video berdefinisi tinggi dengan Blu-ray yang dikembangkan Sony. Setelah beberapa perusahaan film dan peritel besar mulai mengakhiri dukungan terhadap format HD DVD ini pada awal 2008, pada 19 Februari 2008 Toshiba mengumumkan akan mengakhiri produksi dan pengembangan HD DVD sehingga secara langsung menyudahi perang format tersebut.

G . Penyimpanan magnetik
Penyimpanan magnetik (bahasa Inggris: Magnetic disk) merupakan piranti penyimpanan sekunder yang paling banyak dijumpai pada sistem komputer modern. Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read−write head yang ditempatkan di atas permukaan piringan tersebut. Permukaan disk terbagi atas beberapa track yang masih terbagi lagi menjadi beberapa sektor. Cakram fixed−head memiliki satu head untuk tiap−tiap track, sedangkan cakram moving−head (atau sering dikenal dengan nama cakram keras ) hanya memiliki satu head yang harus dipindah−pindahkan untuk mengakses dari satu track ke track yang lainnya.

H. Zip drive (disk Zip)
Zip drive (disk Zip) merupakan sistem penyimpanan dalam bentuk disk berukuran menengah, yang diperkenalkan oleh Iomega pada akhir 1994. Awalnya, disk Zip memiliki kapasitas 100 MB, tetapi kemudian ditingkatkan menjadi 250 MB dan kemudian menjadi 750 MB.
Format ini menjadi yang paling populer diantara produk-produk jenis super-floppy tetapi tidak pernah mencapai status standar untuk menggantikan floppy disk 3,5 inci. Kemudian, CD-RW menggantikan posisi disk Zip, dan perekam CD internal dan eksternal Zip-650 atau Zip-CD tersebut dijual dengan merek Zip.
Zip sistem yang dikembangkan dari sistem Bernoulli Box buatan Iomega; di kedua sistem, satu set alat pembaca / penulis yang terpasang pada linear aktuator melayang di atas sebuah floppy disk yang berputar cepat dan terpasang pada poros yang kokoh. Linear aktuator tersebut menggunakan teknologi voice coil actuation, seperti pada hard drive modern. The Zip disk uses smaller media (about the size of a 9 cm (3½") microfloppy, rather than the Compact Disc -sized Bernoulli media), and a simplified drive design that reduced its overall cost. Zip disk menggunakan media yang lebih kecil (sekitar ukuran 9 cm (3 ½ ") microfloppy, bukan Compact Disk seperti sistem Bernoulli), dan desain yang lebih sederhana untuk menekan biaya keseluruhan.
Sistem ini menghasilkan disk yang memiliki semua kenyamanan dari floppy 9 cm (3 ½ "), tapi dengan kapasitas perekaman data lebih banyak, dan kinerja yang jauh lebih cepat dibanding floppy drive standar (walaupun tidak secara langsung bersaing dengan hard drive). Zip drive yang asli memiliki kecepatan transfer data dari sekitar 1 megabyte / detik dan kecepatan pencarian rata-rata 28 milidetik, dibandingkan dengan floppy 1,44 MB standar yang memiliki 500 kbit / s (62,5 kB / s) kecepatan transfer dan beberapa ratus milidetik untuk rata-rata kecepatan pencarian. Saat ini rata-rata kecepatan pencarian hard drive 7200 RPM sekitar 8.5-9 ms.
Zip drive generasi awal bersaing langsung dengan SuperDisk atau LS-120 drive, yang menampung 20% lebih banyak data dan juga dapat membaca disket standar 3½" 1,44 MB, tetapi mempunyai kecepatan transfer data yang lebih rendah karena kecepatan putarannya juga rendah. Persaingan antara keduanya berakhir dengan munculnya era USB.

I. USB flash drive 
USB flash drive (sering juga USB flash drive ini disebut Flashdisk atau UFD) adalah alat penyimpanan data memori flash tipe NAND yang memiliki alat penghubung USB yang terintegrasi. Flash drive ini biasanya berukuran kecil, ringan, serta bisa dibaca dan ditulisi dengan mudah. Per November 2006, kapasitas yang tersedia untuk USB flash drive ada dari 64 megabyte sampai 512 gigabyte. Besarnya kapasitas media ini tergantung dari teknologi memori flash yang digunakan.
USB flash drive memiliki banyak kelebihan dibandingkan alat penyimpanan data lainnya, khususnya disket atau cakram padat. Alat ini lebih cepat, kecil, dengan kapasitas lebih besar, serta lebih dapat diandalkan (karena tidak memiliki bagian yang bergerak) daripada disket.
Namun flashdisk juga memiliki umur penyimpanan data yang singkat, biasanya ketahanan data pada flashdisk rata-rata 5 tahun. Ini disebabkan oleh memori flash yang digunakan tidak bertahan lama. Bandingkan dengan HardDisk yang memiliki ketahanan data hingga 12 tahun, CD/DVD berkualitas (dan bermerek terkenal) selama 15 tahun jika cara penyimpanannya benar.

J. Universal Media Disc (UMD) 
Universal Media Disc (UMD) adalah sebuah media cakram optik yang dikembangkan oleh Sony untuk penggunaan PlayStation Portable. UMD ini bisa menyimpan data sampai sebesar 1.8 GB (gigabyte), yang bisa termasuk permainan video, film, musik, atau kombinasinya.
[sunting]
Spesifikasi
ECMA-365: Data Interchange pada 60 mm Read-Only ODC - Kapasitas: 1.8 GB (UMD™)[1]
Dimensi: approx. 65 mm (W) × 64 mm (D) × 4.2 mm (H)
Kapasitas maksimal: 1.80 GB (dual layer), 900 MB (single-layer)
Laser wavelength: 660 nm (red laser)
Enkripsi: AES 128-bit


Banyak orang yang hobi mengoleksi CD atau DVD tapi tak tahu gimana harus merawatnya. Tak jarang, keping ajaib itu hanya berserakan di kamar saja. Padahal untuk bisa tetep awet, kedua benda itu membutuhkan perlakuan istimewa lho. Ingin tahu perlakuan istimewanya? Simak aja tips berikut..
1. Jaga 'Kesehatan' CD or DVD
Perawatan CD/DVD yang baik biasanya bisa dibaca pada petunjuk setiap kita membeli keping CD/DVD. Perawatan dasar untuk CD/DVD adalah tidak memegang CD/DVD pada permukaannya, tapi peganglah lubang di tengahnya, tidak mencuci CD/DVD dengan air dan sabun biasa, tidak menulisi label dengan alat tulis berujung runcing, dan selalu menempatkan CD/DVD dalam suhu antara -5 - 55 derajat celcius.
2.Tempat CD/DVD
Tempat memang perlu banget untuk menjaga koleksi kamu tetap bersih. Selain itu, tempat CD/VCD juga dapat menghindarkannya dari resiko tergores. Udah diketahui bahwa CD/DVD yang tergores dapat mengurangi kualitasnya. Kalau tergoresnya hanya sedikit mungkin nggak terlalu berpengaruh, tapi kalau goresan tersebut makin banyak dan parah bisa-bisa CD ROM atau player nggak bisa lagi membaca data yang tersimpan di dalamnya. Kalau sudah begitu, artinya CD/DVD kamu rusak. Nah nggak mau kan?
3. Jauhkan dari Sinar Matahari
Jauhkan koleksi CD/DVD kamu dari sinar matahari langsung. Kenapa? Karena sinar matahari yang mengenai CD/DVD secara langsung bisa menghilangkan data yang kamu simpan lho.
4. Bersihkan Secara Berkala
Membersihkan CD/DVD secara berkala sudah menjadi hal wajib. Kalau cuma berdebu, kamu bisa membersihkannya dengan 'blower', itu tuh alat yang biasa digunakan untuk ngebersihin lensa kamera. Kalau nggak punya, kamu bisa membersihkan menggunakan kain lembut, usapkan secara perlahan dari dalam ke arah luar. Jika sempat, beli juga cairan yang biasa dijual umum untuk membersihkan koleksimu. Tapi yang perlu diingat adalah jangan pernah membersihkan CD/DVD dengan gerakan memutar.
5. CD/DVD Holder
Kalau tempat CD/DVD bisa mengindarkan kemungkinan tergores, nah rak yang satu ini dapat membantumu dalam penyimpanan CD/DVD. Selain koleksimu dapat terlihat rapi, CD Holder juga bisa memudahkanmu mencari CD/DVD yang ingin kamu putar. Nggak kebayang kan gimana susahnya mencari CD/DVD yang kamu inginkan kalau koleksi hanya berserakan di kamar?